Bukhori-Meminta Taubat Orang Orang Murtad dan Para Pembangkan Serta Memerangi Mereka
Ditulis oleh
mrjj
Bukhori-Meminta Taubat Orang Orang Murtad dan Para Pembangkan Serta Memerangi Mereka
حَدَّثَنَا خَلَّادُ بْنُ يَحْيَى حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ مَنْصُورٍ وَالْأَعْمَشِ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ ابْنِ مَسْعُودٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَنُؤَاخَذُ بِمَا عَمِلْنَا فِي الْجَاهِلِيَّةِ قَالَ مَنْ أَحْسَنَ فِي الْإِسْلَامِ لَمْ يُؤَاخَذْ بِمَا عَمِلَ فِي الْجَاهِلِيَّةِ وَمَنْ أَسَاءَ فِي الْإِسْلَامِ أُخِذَ بِالْأَوَّلِ وَالْآخِرِ
Telah menceritakan kepada kami Khallad bin Yahya telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Manshur dan Al A’masy dari Abu Wa`il dari Ibnu Mas’ud radliallahu ‘anhu mengatakan, seorang laki-laki bertanya; ‘ya Rasulullah, apakah kami dihukum karena kelakuan-kelakuan kami semasa jahiliyah? ‘ Nabi menjawab: “Barangsia berbuat baik dalam Islam, maka tak dihukum kelakuan-kelakuannya semasa jahiliyah, sebaliknya barangsiapa berbuat buruk dalam Islam, ia dihukum semenjak kelakuan awalnya dan akhirnya.”