Teknologi
• 1 min baca • 2 x dilihat

Bukhori-Keterpaksaan

m

Ditulis oleh

mrjj

Bukhori-Keterpaksaan

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يُوسُفَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ ابْنِ جُرَيْجٍ عَنْ ابْنِ أَبِي مُلَيْكَةَ عَنْ أَبِي عَمْرٍو هُوَ ذَكْوَانُ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ يُسْتَأْمَرُ النِّسَاءُ فِي أَبْضَاعِهِنَّ قَالَ نَعَمْ قُلْتُ فَإِنَّ الْبِكْرَ تُسْتَأْمَرُ فَتَسْتَحْيِي فَتَسْكُتُ قَالَ سُكَاتُهَا إِذْنُهَا

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Yusuf telah menceritakan kepada kami Sufyan dari Ibnu Juraij dari Ibnu Abi Mulaikah dari Abu Amru alias Dzakwan, dari Aisyah radliallahu ‘anhuma mengatakan, saya berkata; ‘ya Rasulullah, apakah wanita dimintai izin pada kemaluan mereka? ‘ Nabi menjawab: iya. Saya bertanya; ‘sungguh gadis merasa malu lantas ia memilih diam jika dimintai persetujuannya.’ Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab; jika ia diam, itulah tanda persetujuannya.

Bagikan artikel ini:
← Artikel Sebelumnya
Artikel Selanjutnya →

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *